Gol (sepak bola)
| Aturan Poin | |
|---|---|
| Olahraga | Sepak bola |
| Nilai poin | 1 poin |
| Syarat keabsahan | Seluruh bagian bola melintasi garis gawang di antara tiang dan di bawah mistar gawang |
| Mekanisme dan Regulasi | |
| Cara eksekusi | Tendangan, sundulan, penalti |
| Penyebab batal | Offside, Handball, pelanggaran sebelum gol |
| Teknologi pembantu | Teknologi garis gawang, VAR |
Dalam sepak bola, gol (bahasa Inggris: goal) adalah situasi ketika bola sepenuhnya melewati garis gawang di antara dua tiang gawang dan di bawah mistar gawang, tanpa ada pelanggaran yang dilakukan terlebih dahulu oleh tim yang menyerang. Gol merupakan satu-satunya cara untuk mencetak poin dalam pertandingan sepak bola, di mana setiap gol yang tercipta bernilai satu poin.
Tim yang mencetak jumlah gol lebih banyak hingga waktu pertandingan berakhir dinyatakan sebagai pemenang. Jika kedua tim mencetak jumlah gol yang sama atau tidak ada gol yang tercipta sama sekali, pertandingan dianggap berakhir imbang (draw).
Keabsahan gol
[sunting | sunting sumber]Berdasarkan Hukum 10 dalam Laws of the Game yang ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB), sebuah gol dinyatakan sah apabila:
- Melintasi garis secara penuh: Seluruh bagian bola (secara keseluruhan, baik di tanah maupun di udara) telah melewati batas belakang garis gawang (goal line). Jika hanya sebagian dari bola yang menempel atau berada tepat di atas garis, gol dianggap tidak sah dan permainan tetap dilanjutkan.
- Tidak ada pelanggaran: Tim yang mencetak gol tidak melakukan pelanggaran seperti handball, pelanggaran fisik terhadap penjaga gawang atau bek, atau berada dalam posisi offside selama proses terjadinya gol.
- Posisi gawang: Gawang tidak bergeser atau rusak saat bola masuk ke dalamnya.
Gol bunuh diri
[sunting | sunting sumber]Gol bunuh diri terjadi ketika seorang pemain secara tidak sengaja atau sengaja memasukkan bola ke dalam gawang timnya sendiri. Gol tersebut tetap dihitung sebagai poin bagi tim lawan. Dalam catatan statistik, gol tidak diberikan kepada pemain lawan yang melepaskan tembakan, melainkan dicatat atas nama pemain bertahan yang memantulkan atau mengarahkan bola ke gawang sendiri.
Metode mencetak gol
[sunting | sunting sumber]Gol dapat tercipta melalui berbagai dinamika permainan:
- Permainan terbuka (Open play): Gol yang tercipta dari skema serangan aktif, baik melalui tendangan akurat dari luar atau dalam area penalti, maupun sundulan memanfaatkan umpan silang.
- Bola mati (Set piece): Gol yang dihasilkan langsung atau tidak langsung dari situasi tendangan bebas (direct free kick), tendangan sudut (corner kick), atau tendangan penalti.
- Tendangan penalti: Hadiah tendangan bebas langsung dari titik penalti (jarak 11 meter dari gawang) yang diberikan wasit akibat pelanggaran di dalam area penalti lawan.
Teknologi penentu gol
[sunting | sunting sumber]Seiring tingginya intensitas permainan dan potensi kesalahan keputusan manusia (human error), sepak bola modern mengadopsi teknologi untuk membantu wasit menentukan keabsahan gol secara presisi:
- Teknologi garis gawang (Goal-line technology): Sistem kamera berkecepatan tinggi dan sensor elektronik yang secara otomatis mendeteksi apakah bola telah melewati garis gawang sepenuhnya. Jika bola sah masuk, jam tangan wasit akan bergetar dan memberikan sinyal visual instan.
- Asisten wasit video (VAR): Sistem peninjauan ulang video yang digunakan untuk memeriksa proses terjadinya gol secara rinci, termasuk mengecek potensi pelanggaran offside, handball, atau dorongan fisik sebelum bola masuk.
Perayaan gol
[sunting | sunting sumber]Mencetak gol umumnya disusul oleh perayaan (goal celebration) dari pemain yang mencetak gol beserta rekan setimnya. Perayaan ini dapat berupa gerakan khas, berlarinya pemain ke sudut lapangan, hingga pelukan tim.
Meskipun perayaan diperbolehkan sebagai ekspresi kegembiraan, aturan ketat tetap berlaku:
- Pemain akan menerima kartu kuning jika melepas kaus timnya saat merayakan gol.
- Perayaan yang memprovokasi pendukung lawan, memanjat pagar pembatas stadion, atau menunda jalannya pertandingan secara berlebihan juga akan diganjar hukuman kartu oleh wasit.