Bulu Tangkis

Dari Wikisport, ensiklopedia olahraga
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bulu tangkis
Pertandingan bulu tangkis tingkat internasional.
Pertandingan bulu tangkis tingkat internasional.
Nama lain Badminton
Badan pengelola Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF)
Pertama kali Pertengahan abad ke-19 di Britania Raya
Pencipta Berakar dari permainan battledore and shuttlecock
Kontak Olahraga non-kontak
Anggota tim Tunggal (1 orang) atau Ganda (2 orang)
Pesaing Individu dan beregu
Tempat bermain Lapangan indoor
Peralatan Raket, Kok (Shuttlecock)
Glosarium Glosarium istilah bulu tangkis
Olahraga terkait Tenis, Tenis meja, Skash
Olimpiade Resmi sejak Olimpiade Musim Panas 1992

Bulu tangkis (bahasa Inggris: badminton) adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.

Mirip dengan tenis, bulu tangkis bertujuan memukul sebuah bola berbulu yang disebut kok melintasi jaring agar jatuh di setengah lapangan lawan yang sudah ditentukan dan mencegah lawan memukul balik. Olahraga ini berada di bawah naungan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) sebagai badan pengelola internasional dan dipertandingkan secara resmi dalam ajang Olimpiade.

Ilustrasi permainan battledore and shuttlecock di Inggris pada tahun 1854.

Akar sejarah bulu tangkis modern dapat ditelusuri kembali ke permainan anak-anak kuno bernama battledore and shuttlecock yang dimainkan di Tiongkok, Yunani Kuno, dan India berabad-abad lalu. Pemain menggunakan raket kayu untuk menjaga kok tetap di udara selama mungkin tanpa menyentuh tanah.

Pada pertengahan abad ke-19, tentara Imperium Britania yang bertugas di Pune, India, mengadopsi permainan tradisional setempat yang disebut Poona atau Poonah, yang menambahkan jaring ke dalam permainan tersebut. Sekembalinya ke Inggris, para perwira militer memperkenalkan permainan ini di kediaman adipati Beaufort di Gloucestershire, yang dikenal sebagai Badminton House. Dari sinilah nama "badminton" mulai melekat sebagai sebutan resmi olahraga tersebut.

Peraturan tertulis pertama kali disusun oleh klub badminton Bath pada tahun 1877. Pada tahun 1893, Asosiasi Bulu Tangkis Inggris (Badminton Association of England) dibentuk, yang kemudian menyelenggarakan kejuaraan internasional tertua di dunia, yaitu Kejuaraan All England pada tahun 1899.

Pada tanggal 5 Juli 1934, International Badminton Federation (IBF) didirikan dengan negara pendiri meliputi Inggris, Kanada, Denmark, Prancis, Belanda, Irlandia, Selandia Baru, Skotlandia, dan Wales. Organisasi ini kemudian berganti nama menjadi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pada tahun 2006. Bulu tangkis secara resmi dipertandingkan sebagai cabang olahraga demonstrasi di Olimpiade Munich 1972 dan Olimpiade Seoul 1988, sebelum akhirnya resmi menjadi cabang olahraga Olimpiade penuh pada Olimpiade Barcelona 1992.

Lapangan dan Perlengkapan

[sunting | sunting sumber]
Diagram dimensi lapangan bulu tangkis standar BWF.

1. Lapangan

[sunting | sunting sumber]

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dengan permukaan yang umumnya terbuat dari kayu atau karpet sintetis khusus (seperti jenis Yonex atau Victor).

  • Panjang total: 13,40 meter (44 kaki).
  • Lebar: 6,10 meter (20 kaki) untuk partai ganda dan 5,18 meter (17 kaki) untuk partai tunggal.
  • Garis servis: Lapangan dibagi menjadi area servis depan dan belakang dengan garis servis pendek berjarak 1,98 meter dari net.
  • Net (Jaring): Terbuat dari tali jala tipis berwarna gelap dengan ketegangan tinggi. Tinggi net di bagian tengah adalah 1,524 meter (5 kaki) dan di bagian tiang penyangga setinggi 1,55 meter (5 kaki 1 inci).

2. Perlengkapan

[sunting | sunting sumber]
  • Raket: Terbuat dari bahan ringan berkualitas tinggi seperti serat karbon (komposit), grafit, atau aluminium. Berat raket berkisar antara 70 hingga 95 gram (tanpa senar).
  • Kok: Proyektil berbentuk kerucut terbuka yang terbuat dari 16 helai bulu angsa atau bebek yang ditancapkan ke gabus setengah bola yang dibungkus kulit tipis. Untuk rekreasi, kok sintetis berbahan nilon juga kerap digunakan.

Peraturan Permainan

[sunting | sunting sumber]

Pertandingan dipimpin oleh seorang wasit yang dibantu oleh hakim garis dan hakim servis.

Sistem Skor

[sunting | sunting sumber]

Sejak Mei 2006, BWF memberlakukan sistem skor reli poin 3 set.

  • Setiap set dimenangkan oleh pemain atau pasangan yang lebih dulu mencapai 21 poin.
  • Jika skor imbang 20-20, pemain yang unggul selisih 2 poin terlebih dahulu memenangkan set tersebut.
  • Jika skor terus imbang hingga 29-29, pihak yang mencetak poin ke-30 dinyatakan sebagai pemenang set.
  • Pemain berpindah sisi lapangan ketika salah satu pihak mencapai 11 poin pada setiap set, serta sebelum set penentuan (set ketiga) dimulai.

Pelanggaran

[sunting | sunting sumber]

Sejumlah tindakan yang dikategorikan sebagai pelanggaran dalam permainan meliputi:

  • Kok jatuh di luar garis batas lapangan.
  • Kok menyentuh net atau melintas di bawah net.
  • Raket atau tubuh pemain menyentuh net saat kok sedang hidup.
  • Pemain memukul kok di area lapangan lawan (pukulan melewati net).
  • Kok dipukul dua kali beruntun oleh pemain yang sama atau pasangan dalam satu tim.

Nomor Pertandingan

[sunting | sunting sumber]

Bulu tangkis umumnya dimabdikan dalam 5 kategori resmi:

  • Tunggal putra — dimainkan oleh satu pemain pria melawan satu pemain pria.
  • Tunggal putri — dimainkan oleh satu pemain wanita melawan satu pemain wanita.
  • Ganda putra — dimainkan oleh dua pasangan pria melawan dua pasangan pria.
  • Ganda putri — dimainkan oleh dua pasangan wanita melawan dua pasangan wanita.
  • Ganda campuran — dimainkan oleh pasang tim yang terdiri dari satu pria dan satu wanita melawan tim serupa.

Teknik Dasar

[sunting | sunting sumber]

Keberhasilan dalam bermain bulu tangkis sangat bergantung pada penguasaan teknik dasar yang baik:

  • Pegang Raket: Teknik memegang raket yang benar sangat menentukan kualitas pukulan, seperti fore hand grip, backhand grip, dan American grip.
  • Kerja Kaki: Kemampuan menggerakkan kaki secara cepat dan efisien ke segala penjuru lapangan untuk menjangkau kok.
  • Posisi Tubuh: Keseimbangan posisi tubuh saat menunggu pukulan, menyerang, maupun bertahan.
  • Pukulan Utama:
    • Servis: Pukulan pembuka untuk memulai reli.
    • Lob: Pukulan melambung jauh ke bagian belakang garis lapangan lawan.
    • Smash: Pukulan keras menukik tajam ke bawah dengan kecepatan tinggi untuk mematikan lawan.
    • Drop Shot: Pukulan tipuan yang membuat kok jatuh perlahan di dekat net daerah lawan.
    • Netting: Pukulan halus di dekat net agar kok jatuh tepat di seberang net lawan.

Kejuaraan Utama

[sunting | sunting sumber]

BWF menyelenggarakan berbagai ajang kejuaraan tingkat dunia bergengsi setiap tahunnya, antara lain:

  • Kejuaraan Dunia BWF — turnamen tahunan individu penentu gelar juara dunia (kecuali pada tahun penyelenggaraan Olimpiade).
  • Olimpiade — ajang olahraga multicabang tertinggi setiap empat tahun sekali.
  • Piala Thomas — kejuaraan dunia beregu putra.
  • Piala Uber — kejuaraan dunia beregu putri.
  • Piala Sudirman — kejuaraan dunia beregu campuran.
  • BWF World Tour — rangkaian turnamen Seri Dunia yang terbagi dalam level Super 1000, 750, 500, 300, dan 100.

Perkembangan di Indonesia

[sunting | sunting sumber]
Susi Susanti, peraih medali emas tunggal putri pertama Indonesia di Olimpiade Barcelona 1992.

Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga paling populer dan paling berprestasi di Indonesia. Organisasi nasional yang menaungi olahraga ini adalah Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang didirikan pada tanggal 5 Mei 1951 di Bandung.

Indonesia telah melahirkan banyak legenda bulu tangkis dunia yang menorehkan prestasi gemilang, di antaranya:

Indonesia juga mencatatkan rekor sebagai peraih Piala Thomas terbanyak dalam sejarah kejuaraan beregu putra dunia.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]


Pranala luar

[sunting | sunting sumber]