Area penalti

Area khusus di lapangan sepak bola untuk batas penggunaan tangan dan tendangan penalti
Revisi sejak 9 Oktober 2026 19.05 oleh Admin (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '{{SHORTDESC:Area khusus di lapangan sepak bola untuk batas penggunaan tangan dan tendangan penalti}} {{Infobox komponen lapangan | Nama = Area penalti | image = Football pitch penalty area.svg | image_caption = Diagram area penalti beserta titik penalti, busur penalti, dan area gawang. | Olahraga = Sepak bola | Bentuk = Persegi panjang dengan busur di bagian luar | Dimensi_standar = 40,32 m × 16,5 m (44 yard × 18 yard) | Fungsi_utama = Batas wilayah penja...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam sepak bola, area penalti (bahasa Inggris: penalty area atau penalty box), yang secara tidak resmi sering disebut kotak penalti atau kotak 16, adalah area persegi panjang yang terletak di kedua ujung lapangan pertandingan. Area ini memiliki fungsi krusial dalam menentukan wilayah kerja penjaga gawang serta penetapan hukuman tendangan penalti.

Area penalti
Diagram area penalti beserta titik penalti, busur penalti, dan area gawang.
Diagram area penalti beserta titik penalti, busur penalti, dan area gawang.
Spesifikasi Lapangan
Olahraga Sepak bola
Bentuk geometri Persegi panjang dengan busur di bagian luar
Dimensi standar 40,32 m × 16,5 m (44 yard × 18 yard)
Aturan dan Fungsi
Fungsi utama Batas wilayah penjaga gawang memegang bola dan penentuan tendangan penalti
Hak istimewa Penjaga gawang diizinkan menyentuh dan memegang bola dengan tangan
Hukuman terkait Pelanggaran oleh tim bertahan berbuah tendangan penalti

Aturan mengenai area penalti tertuang dalam Hukum 1 (Lapangan Pertandingan) dan Hukum 14 (Tendangan Penalti) dalam Laws of the Game yang dirumuskan oleh International Football Association Board (IFAB).

Dimensi dan komponen

Area penalti dibentuk oleh dua garis tegak lurus yang ditarik dari garis gawang dengan jarak 16,5 meter (18 yard) dari sisi dalam setiap tiang gawang. Garis-garis ini membentang sepanjang 16,5 meter ke dalam lapangan dan dihubungkan oleh sebuah garis yang sejajar dengan garis gawang. Dengan demikian, lebar total area penalti adalah 40,32 meter (44 yard).

Di dalam dan di sekitar area penalti, terdapat beberapa komponen khusus:

  • Area gawang (Goal area / Kotak 6 yard): Area persegi panjang yang lebih kecil di dalam area penalti, membentang 5,5 meter (6 yard) dari tiang gawang dan 5,5 meter ke dalam lapangan. Area ini merupakan batas tempat diletakkannya bola untuk tendangan gawang.
  • Titik penalti (Penalty spot): Sebuah titik yang ditandai secara jelas berjarak 11 meter (12 yard) tepat di depan tengah-tengah gawang. Titik ini digunakan sebagai tempat meletakkan bola saat eksekusi tendangan penalti.
  • Busur penalti (Penalty arc): Lengkungan lingkaran yang ditarik di luar area penalti dengan radius 9,15 meter (10 yard) dari titik penalti. Busur ini berfungsi untuk memastikan bahwa seluruh pemain selain penendang dan penjaga gawang berada pada jarak minimal 9,15 meter dari bola saat tendangan penalti dieksekusi.

Aturan dan fungsi

Area penalti memiliki beberapa konsekuensi hukum yang sangat penting dalam suatu pertandingan:

Hak keistimewaan penjaga gawang

Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain di atas lapangan yang diizinkan untuk menyentuh, memegang, memukul, atau menangkap bola menggunakan tangan atau lengan, selama hal tersebut dilakukan di dalam batas-batas area penaltinya sendiri. Jika penjaga gawang memegang bola di luar garis area penalti, ia dianggap melakukan pelanggaran handball.

Hukuman tendangan penalti

Setiap pelanggaran yang berbuah tendangan bebas langsung (seperti tekel kasar, dorongan, atau handball yang disengaja) yang dilakukan oleh tim bertahan di dalam area penaltinya sendiri akan dihukuman dengan tendangan penalti bagi tim lawan, tanpa memedulikan di mana posisi bola saat pelanggaran terjadi.

Eksekusi tendangan gawang dan bebas

Saat tim bertahan mengambil tendangan bebas atau tendangan gawang dari dalam area penaltinya, bola dinyatakan aktif segera setelah ditendang dan bergerak. Pemain lawan harus berada di luar area penalti sampai bola ditendang.

Sejarah

Bentuk area penalti modern diperkenalkan pada revisi aturan tahun 1902 oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Sebelum tahun 1902, area penalti berbentuk setengah lingkaran dengan radius 16,5 meter dari titik penalti, atau berupa garis lurus tanpa batas samping yang memadai.

Perubahan tahun 1902 menetapkan bentuk persegi panjang seperti yang dikenal saat ini, bersamaan dengan pengenalan titik penalti dan area gawang standar. Busur penalti baru ditambahkan belakangan pada tahun 1937 untuk menjaga jarak aman pemain saat eksekusi penalti.

Lihat pula

Referensi