Roberto Carlos

Dari Wikisport, ensiklopedia olahraga
Revisi sejak 11 Oktober 2026 07.03 oleh Admin (bicara | kontrib) (→(atas))
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Roberto Carlos
Roberto Carlos
Roberto Carlos
Tanggal lahir 10 April 1973 (umur 53)
Tempat lahir Garça, São Paulo, Brasil
Tinggi 1,68 m
Posisi bermain Bek
Klub saat ini Pensiun
Nomor punggung 3
Karier junior
1988–1990 União São João 0 (0)
Karier senior
Tahun Tim Tampil (G, A)
1991–1992 União São João 33 (10, 5 a)
1993–1995 Palmeiras 44 (3, 8 a)
1995–1996 Inter Milan 30 (5, 2 a)
1996–2007 Real Madrid 370 (47, 73 a)
2007–2009 Fenerbahçe 65 (6, 11 a)
2010–2011 Corinthians 35 (1, 8 a)
2011–2012 Anzhi Makhachkala 25 (4, 2 a)
2015 Delhi Dynamos 3 (0, 0 a)
Tim nasional
Tahun Tim Tampil (G, A)
1992–2006 Brasil 125 (11, 20 a)
Prestasi
Tim Kompetisi Tahun
Palmeiras Campeonato Brasileiro Série A 1993, 1994
Palmeiras Campeonato Paulista 1993, 1994
Real Madrid La Liga 1996–97, 2000–01, 2002–03, 2006–07
Real Madrid Supercopa de España 1997, 2001, 2003
Real Madrid Liga Champions UEFA 1997–98, 1999–2000, 2001–02
Real Madrid Piala Super UEFA 2002
Real Madrid Piala Interkontinental 1998, 2002
Fenerbahçe Piala Super Turki 2007, 2009
Brasil U-23 Olimpiade Musim Panas (Perunggu) 1996
Brasil Piala Dunia FIFA 2002
Brasil Copa América 1997, 1999
Brasil Piala Konfederasi FIFA 1997
Individual Bek Terbaik Klub UEFA 2002, 2003
Individual FIFA 100 2004
Tampilan, gol, dan assist klub senior dihitung dari liga domestik saja.

Roberto Carlos da Silva Rocha (lahir 10 April 1973), yang dikenal sebagai Roberto Carlos, adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional asal Brasil yang bermain sebagai bek sayap kiri. Secara luas diakui sebagai salah satu bek kiri terhebat dalam sejarah sepak bola, ia terkenal karena kecepatan ledaknya, kemampuan stamina yang luar biasa, lemparan kedalam sejauh puluhan meter, serta tendangan bebas melengkung bertenaga sangat keras yang kecepatannya pernah mencatatkan rekor lebih dari 169 km/jam.

Ia menghabiskan 11 musim penuh kejayaan bersama Real Madrid, di mana ia bermain dalam 527 pertandingan di semua kompetisi dan memenangkan tiga trofi Liga Champions UEFA serta empat gelar La Liga. Di tingkat internasional, ia merupakan pilar utama tim nasional Brasil yang menjuarai Piala Dunia FIFA 2002.

Kehidupan awal

Roberto Carlos lahir di Garça, São Paulo, Brasil, dari keluarga petani kopi miskin pasangan Oscar da Silva dan Vera Lucia da Silva. Namanya diambil dari penyanyi favorit ayahnya, Roberto Carlos. Sejak usia 12 tahun, ia sudah bekerja di pabrik tekstil untuk membantu ekonomi keluarganya sambil bermain sepak bola di lapangan kota setempat.

Bakat kecepatannya yang menonjol saat bermain di tim perusahaan menarik perhatian pemandu bakat klub União São João, yang kemudian memberinya kesempatan bergabung dengan akademi muda klub tersebut pada tahun 1988 di usia 15 tahun.

Karier klub

Palmeiras

Setelah menembus tim senior União São João dan dipanggil ke tim nasional muda Brasil, Roberto Carlos bergabung dengan klub raksasa Palmeiras pada tahun 1993. Selama dua musim membela Palmeiras, ia memenangkan dua gelar juara Campeonato Brasileiro Série A berturut-turut (1993 dan 1994) serta dua gelar Campeonato Paulista, menjadikannya bek muda paling diburu di Amerika Selatan.

Inter Milan

Pada musim panas 1995, Roberto Carlos pindah ke Eropa untuk bergabung dengan klub Serie A Italia, Inter Milan. Meskipun mencetak gol indah lewat tendangan bebas di pertandingan debutnya melawan Vicenza, masa tingginya di Milan kurang membahagiakan karena manajer Roy Hodgson ingin memainkannya sebagai penyerang sayap, bukannya bek kiri. Situasi ini membuatnya memutuskan pergi setelah hanya satu musim.

Real Madrid

Pada Juli 1996, manajer anyar Real Madrid, Fabio Capello, memboyong Roberto Carlos ke Santiago Bernabéu. Kepindahan ini menjadi awal dari era legendarisnya selama 11 tahun bersama Los Blancos. Sebagai bek kiri utama yang tak tergantikan, ia membentuk kemitraan luar biasa di lini belakang sekaligus menjadi ancaman konstan dari sisi sayap kiri.

Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya terjadi di final Liga Champions UEFA 2001–02, di mana operan lambung tinggi dari sisi kiri pertahanan berhasil disambar oleh Zinedine Zidane menjadi gol voli spektakuler yang membawa Real Madrid juara. Bersama Real Madrid, ia memenangkan 4 gelar La Liga, 3 trofi Liga Champions UEFA, 2 Piala Interkontinental, dan 1 Piala Super UEFA.

Akhir Karier

Setelah meninggalkan Madrid pada tahun 2007, Roberto Carlos memperkuat klub raksasa Turki Fenerbahçe selama dua musim dan berhasil meraih dua Piala Super Turki. Ia kemudian kembali ke Brasil untuk bermain bersama sahabatnya, Ronaldo Nazário, di Corinthians (2010–2011).

Ia sempat melanjutkan kariernya di Rusia bersama FC Anzhi Makhachkala sebelum memutuskan pensiun dan sempat bermain singkat sebagai pemain-manajer di Delhi Dynamos FC di Liga Super India pada tahun 2015.

Karier internasional

Roberto Carlos mencatatkan 125 penampilan untuk tim nasional sepak bola Brasil, menjadikannya pemain dengan penampilan terbanyak kedua dalam sejarah timnas negaranya setelah Cafu.

Ia melakukan debut seniornya pada tahun 1992. Momen ikonik internasionalnya yang paling terkenal terjadi pada ajang Tournoi de France tahun 1997 saat melawan Prancis, di mana ia mencetak gol tendangan bebas "melawan hukum fisika" (*banana kick*) dari jarak 35 meter yang melengkung tajam mengitari pagar betis lawan.

Ia tampil di tiga putaran final Piala Dunia (1998, 2002, dan 2006). Puncak karier internasionalnya terjadi pada Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang, di mana ia bermain di setiap pertandingan dan membawa Brasil meraih gelar juara dunia kelima kalinya. Ia juga sukses membawa Brasil menjuarai dua edisi Copa América (1997 dan 1999) serta Piala Konfederasi FIFA 1997.

Statistik karier

Klub

Klub Musim Liga Domestik Piala Domestik Kontinental Lainnya Total
Divisi Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol
União São João 1991 Paulista / Série B 24 1 0 0 — 0 0 24 1
1992 9 9 0 0 — 0 0 9 9
Total União São João 33 10 0 0 0 0 0 0 33 10
Palmeiras 1993 Série A 20 1 5 0 0 0 40 5 65 6
1994 24 2 3 0 6 1 29 3 62 6
Total Palmeiras 44 3 8 0 6 1 69 8 127 12
Inter Milan 1995–1996 Serie A 30 5 2 1 2 1 0 0 34 7
Real Madrid 1996–1997 La Liga 37 5 5 0 — 0 0 42 5
1997–1998 35 4 1 1 9 2 2 0 47 7
1998–1999 35 5 4 0 8 0 2 0 49 5
1999–2000 35 4 3 0 17 4 3 0 58 8
2000–2001 36 5 0 0 14 4 2 1 52 10
2001–2002 32 3 6 1 13 2 2 0 53 6
2002–2003 37 5 1 0 15 1 2 1 55 7
2003–2004 32 6 7 1 8 2 2 0 49 9
2004–2005 34 3 2 0 10 1 0 0 46 4
2005–2006 35 5 4 1 7 0 0 0 46 6
2006–2007 27 3 1 0 4 0 0 0 32 3
Total Real Madrid 370 47 34 4 109 16 15 2 527 69
Fenerbahçe 2007–2008 Süper Lig 22 2 3 0 9 1 1 0 35 3
2008–2009 32 4 8 2 10 1 0 0 50 7
2009–2010 11 0 0 0 8 0 1 0 20 0
Total Fenerbahçe 65 6 11 2 27 2 2 0 105 10
Corinthians 2010 Série A 35 1 0 0 8 0 14 3 57 4
2011 0 0 0 0 1 0 3 1 4 1
Total Corinthians 35 1 0 0 9 0 17 4 61 5
Anzhi Makhachkala 2011–2012 Liga Utama Rusia 25 4 3 1 — 0 0 28 5
Delhi Dynamos 2015 Liga Super India 3 0 0 0 — 0 0 3 0
Total Karier 646 84 66 9 159 21 103 14 974 128

Referensi