Tendangan gawang

Dari Wikisport, ensiklopedia olahraga
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tendangan gawang
Seorang penjaga gawang bersiap melakukan tendangan gawang dari dalam area gawang.
Seorang penjaga gawang bersiap melakukan tendangan gawang dari dalam area gawang.
Aturan Poin
Olahraga Sepak bola
Nilai poin Memulai kembali penguasaan bola
Syarat keabsahan Bola diletakkan diam di dalam area gawang dan ditendang hingga bergerak jelas
Mekanisme dan Regulasi
Cara eksekusi Tendangan jauh melambung atau operan pendek ke pemain bertahan
Penyebab batal Menyentuh bola dua kali, atau lawan memotong bola sebelum bola aktif

Dalam sepak bola, tendangan gawang (bahasa Inggris: goal kick) adalah metode untuk memulai atau melanjutkan kembali permainan setelah bola sepenuhnya melewati garis gawang, baik menggelinding di atas tanah maupun melayang di udara, di mana sentuhan terakhir dilakukan oleh pemain dari tim penyerang, dan tidak ada gol yang tercipta.

Aturan mengenai tendangan gawang diatur secara spesifik dalam Hukum 16 dari Laws of the Game yang ditetapkan oleh International Football Association Board (IFAB). Tendangan ini umumnya dieksekusi oleh penjaga gawang, meskipun secara aturan bebas dilakukan oleh pemain mana saja dari tim bertahan.

Prosedur pelaksanaan

Eksekusi tendangan gawang harus mematuhi beberapa prosedur teknis yang telah ditetapkan oleh wasit:

  • Posisi bola: Bola harus diletakkan dalam kondisi diam sempurna di titik mana saja di dalam area gawang (kotak 5,5 meter atau 6 yard).
  • Pemain lawan: Seluruh pemain lawan harus berada di luar area penalti sampai bola ditendang dan berada dalam status aktif bermain (in play).
  • Status bola aktif: Berdasarkan amandemen aturan IFAB tahun 2019, bola dinyatakan aktif dan dalam permainan segera setelah ditendang dan bergerak dengan jelas. Bola **tidak perlu lagi** meninggalkan area penalti sebelum boleh disentuh oleh pemain lain. Perubahan ini secara signifikan mengubah taktik banyak tim dalam membangun serangan dari belakang (playing out from the back).
  • Sentuhan ganda: Penendang tidak diperbolehkan menyentuh bola itu kembali sampai bola tersebut tersentuh oleh pemain lain. Pelanggaran aturan ini berbuah tendangan bebas tidak langsung untuk tim lawan.

Keistimewaan aturan

Sebagaimana lemparan ke dalam dan tendangan sudut, tendangan gawang memiliki dua pengecualian khusus dalam aturan sepak bola:

1. Pengecualian offside

Pemain penyerang **tidak dapat** dihukum atas pelanggaran offside jika ia menerima bola secara langsung dari tendangan gawang yang dilakukan oleh rekan setimnya. Aturan ini sangat menguntungkan bagi tim yang menerapkan strategi umpan jauh (long ball) langsung ke arah penyerang utama (target man) yang berdiri sejajar atau di belakang garis pertahanan lawan.

2. Mencetak gol langsung

Sebuah gol dapat dicetak **secara langsung** dari tendangan gawang ke gawang lawan, tanpa perlu tersentuh pemain lain terlebih dahulu (meskipun secara praktis hal ini sangat jarang terjadi karena jarak antar gawang yang sangat jauh, mencapai lebih dari 90 meter).

Namun, sebuah tim tidak bisa mencetak gol bunuh diri secara langsung dari tendangan gawang. Jika penendang menendang bola dan bola tersebut secara langsung masuk ke dalam gawang timnya sendiri tanpa tersentuh pemain lain (misalnya karena tertiup angin kencang), wasit akan membatalkan gol tersebut dan memberikan hukuman tendangan sudut kepada tim lawan.

Taktik eksekusi

Terdapat dua pendekatan taktis utama yang umumnya digunakan oleh tim dalam mengeksekusi tendangan gawang:

  • Tendangan jauh (Long ball / Route one): Penjaga gawang menendang bola sejauh dan setinggi mungkin melewati garis tengah lapangan, menargetkan penyerang berpostur tinggi untuk memenangi duel udara (header) dan langsung menciptakan kemelut di area pertahanan lawan.
  • Membangun dari belakang (Playing out from the back): Memanfaatkan aturan tahun 2019, penjaga gawang memberikan operan pendek mendatar kepada bek tengah atau bek sayap yang berada di dalam area penalti. Taktik ini mengundang barisan penyerang lawan untuk melakukan tekanan (pressing), sehingga menciptakan celah dan ruang kosong di lini tengah lapangan untuk dieksploitasi melalui umpan-umpan pendek yang mengalir.

Lihat pula

Referensi