Kartu merah (olahraga): Perbedaan antara revisi
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 55: | Baris 55: | ||
== Kombinasi kartu == | == Kombinasi kartu == | ||
Di beberapa olahraga, kartu merah dapat digabungkan dengan kartu kuning untuk mengisyaratkan tingkatan sanksi yang berbeda: | Di beberapa olahraga, kartu merah dapat digabungkan dengan kartu kuning untuk mengisyaratkan tingkatan sanksi yang berbeda: | ||
* '''Sepak bola:''' Wasit sering kali menunjukkan kartu kuning terlebih dahulu, kemudian segera menunjuk kartu merah untuk memperjelas bahwa pemain tersebut diusir karena mendapat kartu kuning kedua, bukan kartu merah langsung. | * '''[[Sepak bola]]:''' Wasit sering kali menunjukkan kartu kuning terlebih dahulu, kemudian segera menunjuk kartu merah untuk memperjelas bahwa pemain tersebut diusir karena mendapat kartu kuning kedua, bukan kartu merah langsung. | ||
* '''Bola voli:''' | * '''[[Bola voli]]:''' | ||
** Kartu kuning dan merah dipegang bersamaan di | ** Kartu kuning dan merah dipegang bersamaan di satu tangan: Pemain diusir untuk sisa set (babak) tersebut, namun boleh diganti. | ||
** Kartu kuning dan merah dipegang terpisah di | ** Kartu kuning dan merah dipegang terpisah di kedua tangan: Pemain didiskualifikasi secara permanen untuk sisa pertandingan dan harus meninggalkan area arena. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
Revisi terkini sejak 9 Oktober 2026 21.42
|
Wasit mengangkat kartu merah sebagai tanda hukuman berat kepada atlet yang melanggar dalam cabang olahraga sepak bola.
|
|
| Aturan Poin | |
|---|---|
| Olahraga | Berbagai cabang olahraga (multiolahraga) |
| Nilai poin | Pengusiran atau keuntungan poin bagi lawan |
| Syarat keabsahan | Dikeluarkan secara mutlak oleh wasit atau pejabat pertandingan |
| Mekanisme dan Regulasi | |
| Cara eksekusi | Wasit menghentikan permainan dan mengangkat kartu lurus ke udara |
| Penyebab batal | Pembatalan melalui sistem peninjauan video (bila aturan olahraga mendukung) |
| Teknologi pembantu | Sistem peninjauan video (seperti VAR atau Hawk-Eye) |
Dalam berbagai cabang olahraga, kartu merah adalah penanda visual berwujud kartu kecil berwarna merah yang digunakan oleh wasit, juri, atau pejabat pertandingan untuk mengomunikasikan bahwa seorang atlet, pelatih, atau anggota tim dijatuhi hukuman berat. Konsekuensi paling umum dari diterimanya kartu merah adalah pengusiran atau diskualifikasi langsung dari arena pertandingan.
Sebagaimana kartu kuning, sistem penggunaan kartu berwarna ini pertama kali diusulkan oleh wasit asal Inggris, Ken Aston, menjelang perhelatan Piala Dunia FIFA 1970. Mengadaptasi skema warna lampu lalu lintas, warna merah secara universal melambangkan perintah untuk "berhenti" atau dikeluarkan dari permainan. Berkat efektivitasnya melintasi batas hambatan bahasa, kartu merah segera diadaptasi secara luas oleh berbagai federasi olahraga internasional di luar sepak bola.
Arti kartu merah dalam berbagai olahraga
[sunting | sunting sumber]Meskipun identik dengan pengusiran, beberapa cabang olahraga menggunakan kartu merah untuk menandakan hukuman penalti poin, sementara pengusiran menggunakan kartu warna lain atau kombinasi.
| Cabang Olahraga | Arti dan Konsekuensi Kartu Merah |
|---|---|
| Sepak bola | Berfungsi sebagai pengusiran permanen. Pemain atau pelatih harus segera meninggalkan lapangan dan area teknis, serta menuju ruang ganti. Tim tidak diizinkan memasukkan pemain pengganti, sehingga harus bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit. Kartu merah dapat diberikan secara langsung atas pelanggaran sangat keras/kekerasan, atau sebagai hasil dari akumulasi dua kartu kuning. |
| Rugbi (Union & League) | Berfungsi sebagai pengusiran permanen. Pemain dikeluarkan dari sisa pertandingan akibat pelanggaran berat. Sama seperti sepak bola, pemain tidak dapat diganti oleh cadangan. |
| Bola voli | Berfungsi sebagai penalti poin. Jika wasit mengangkat hanya kartu merah, hal ini menandakan pelanggaran etika/kelakuan buruk tingkat kedua, yang berbuah 1 poin dan hak servis untuk tim lawan (pemain tidak diusir).
|
| Bulu tangkis | Berfungsi sebagai penalti poin. Diberikan atas kelakuan buruk atau pelanggaran berulang (setelah kartu kuning). Lawan langsung mendapatkan tambahan 1 poin.
|
| Anggar | Berfungsi sebagai penalti sentuhan. Menandakan pelanggaran Tingkat 2 atau pengulangan pelanggaran Tingkat 1. Lawan secara otomatis diberikan tambahan 1 poin. |
| Hoki lapangan | Berfungsi sebagai pengusiran permanen. Atlet dikeluarkan selamanya dari laga tersebut dan timnya tidak diperbolehkan mencari pengganti, membiarkan tim bermain dengan komposisi pemain lebih sedikit. |
| Bola tangan | Berfungsi sebagai diskualifikasi. Pemain yang melanggar harus meninggalkan lapangan untuk sisa laga. Namun, tidak seperti sepak bola, tim yang dihukum diizinkan memasukkan pemain cadangan untuk menggantikannya setelah melewati masa penalti waktu selama 2 menit. |
| Atletik | Berfungsi sebagai diskualifikasi langsung. Umumnya diberikan kepada pelari yang melakukan curi start atau atlet yang melakukan pelanggaran disiplin fatal. |
Kombinasi kartu
[sunting | sunting sumber]Di beberapa olahraga, kartu merah dapat digabungkan dengan kartu kuning untuk mengisyaratkan tingkatan sanksi yang berbeda:
- Sepak bola: Wasit sering kali menunjukkan kartu kuning terlebih dahulu, kemudian segera menunjuk kartu merah untuk memperjelas bahwa pemain tersebut diusir karena mendapat kartu kuning kedua, bukan kartu merah langsung.
- Bola voli:
- Kartu kuning dan merah dipegang bersamaan di satu tangan: Pemain diusir untuk sisa set (babak) tersebut, namun boleh diganti.
- Kartu kuning dan merah dipegang terpisah di kedua tangan: Pemain didiskualifikasi secara permanen untuk sisa pertandingan dan harus meninggalkan area arena.
