Gelandang (sepak bola): Perbedaan antara revisi

Dari Wikisport, ensiklopedia olahraga
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Tidak ada ringkasan suntingan
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 2: Baris 2:
{{Infobox posisi olahraga
{{Infobox posisi olahraga
| Nama = Gelandang
| Nama = Gelandang
| image =
| image = Gelandang.jpg
| Olahraga = [[Sepak bola]]
| Olahraga = [[Sepak bola]]
| Tipe_posisi = Tengah
| Tipe_posisi = Tengah

Revisi per 9 Oktober 2026 04.50

Gelandang
Karakteristik Posisi
Olahraga Sepak bola
Tipe posisi Tengah
Singkatan resmi CM, DM, AM, LM, RM
Taktik dan Peran
Wilayah operasi Sepertiga tengah lapangan (pusat permainan)
Keterampilan utama Umpan (passing), visi, kontrol bola, stamina, retensi bola, dan kreativitas
Pemain Terkemuka
Zinedine Zidane, Diego Maradona, Lothar Matthäus, Andrés Iniesta, Michel Platini

Dalam sepak bola, gelandang (bahasa Inggris: Midfielder) adalah posisi pemain yang berada di antara para bek (pemain bertahan) dan penyerang. Tugas utama dari barisan gelandang adalah menghubungkan lini pertahanan dan lini serang, menjaga penguasaan bola, mendikte tempo permainan, serta mematahkan serangan lawan sebelum mencapai sepertiga akhir pertahanan tim.

Gelandang sering dianggap sebagai "mesin" atau "jantung" dari sebuah tim sepak bola karena sebagian besar alur dan transisi permainan terjadi di area tengah lapangan. Secara umum, mereka adalah pemain yang mencatatkan jarak tempuh lari paling jauh dalam sebuah pertandingan karena mereka dituntut untuk terus bergerak maju memberikan dukungan saat tim menyerang, dan segera mundur memadatkan area tengah saat tim bertahan.

Seiring dengan perkembangan taktik sepak bola modern, posisi gelandang telah terspesialisasi menjadi beberapa peran spesifik yang memiliki fungsi, penempatan posisi, dan area operasi yang berbeda-beda.

Gelandang tengah

Gelandang tengah (bahasa Inggris: Central midfielder, disingkat CM) adalah pemain yang beroperasi di pusat lapangan. Mereka memiliki peran yang paling seimbang antara menyerang dan bertahan. Tugas mereka meliputi mendistribusikan bola kepada para penyerang, menjadi titik pantul umpan saat tim membangun serangan, membantu perlindungan bek saat berada dalam tekanan, dan mengatur ritme atau tempo permainan.

Di dalam kategori gelandang tengah, terdapat peran spesifik yang sangat krusial yang dikenal sebagai Box-to-box midfielder. Pemain dengan peran ini dituntut memiliki stamina, daya tahan fisik, dan tingkat kerja (work rate) yang luar biasa. Mereka secara harfiah bergerak dari kotak penalti timnya sendiri (untuk membantu bertahan, memblokir tembakan, dan merebut bola) hingga ke kotak penalti lawan (untuk menciptakan peluang tembakan, melepaskan tembakan jarak jauh, atau mencetak gol).

Gelandang bertahan

Gelandang bertahan (bahasa Inggris: Defensive midfielder, disingkat DM) adalah pemain tengah yang diposisikan lebih ke belakang, tepat di depan barisan bek tengah. Fokus utama mereka adalah sebagai perisai pertahanan yang bertugas memutus serangan balik lawan, melakukan tekel, membaca arah operan untuk melakukan intersepsi, dan melindungi area di luar kotak penalti.

Dalam sistem taktik tertentu, gelandang bertahan juga dapat bertindak sebagai pengatur serangan dari kedalaman (Deep-lying playmaker atau Regista). Alih-alih murni berfokus pada penghancuran serangan lawan (seperti seorang Destroyer), pemain dengan peran ini memiliki visi dan kemampuan umpan jarak jauh yang sangat akurat. Mereka berfungsi sebagai konduktor yang memulai serangan tim, memecah garis pertahanan lawan dari posisi yang sangat dalam dengan umpan-umpan vertikal yang membelah lapangan.

Gelandang serang

Gelandang serang (bahasa Inggris: Attacking midfielder, disingkat AM) diposisikan lebih maju di area tengah lapangan, biasanya mengisi ruang (pocket) tepat di belakang para penyerang utama. Tugas utama mereka adalah menciptakan peluang gol, memberikan umpan terobosan (assist), dan mengeksploitasi celah di antara garis pertahanan dan lini tengah lawan.

Pemain di posisi ini sering kali diasosiasikan dengan seragam nomor 10 tradisional dan dikenal sebagai seorang pengatur serangan utama (Playmaker atau Trequartista). Mereka umumnya diberkahi dengan kemampuan teknis individu yang istimewa, tingkat kreativitas tinggi, kemampuan kontrol bola yang sangat rapi di ruang sempit yang dikelilingi banyak pemain lawan, serta kemampuan melepaskan tembakan akurat dari luar kotak penalti.

Gelandang sayap

Gelandang sayap (bahasa Inggris: Wide midfielder, disingkat LM untuk kiri dan RM untuk kanan) adalah pemain tengah yang beroperasi di sisi tepi atau luar lapangan (flank). Meskipun secara fungsi memiliki kemiripan dengan posisi penyerang sayap (winger), gelandang sayap diletakkan sedikit lebih ke belakang, memiliki tanggung jawab defensif yang jauh lebih besar, dan umumnya bermain di sistem formasi yang menggunakan empat pemain lini tengah sejajar (seperti formasi klasik 4-4-2).

Tugas utama gelandang sayap adalah melebarkan permainan (providing width), meregangkan formasi bertahan lawan, dan melepaskan umpan silang (cross) yang melengkung ke dalam kotak penalti agar dapat disundul atau disambar oleh penyerang. Mereka harus memiliki kecepatan lari yang baik dan kemampuan menggiring bola untuk berduel satu lawan satu melewati bek sayap lawan.

Keterampilan taktis dan teknis

Untuk dapat mendominasi lini tengah yang merupakan area paling padat di atas lapangan, seorang gelandang umumnya harus menguasai atribut berikut:

  • Visi dan kesadaran spasial (Spatial awareness): Kemampuan kognitif untuk selalu memindai (scanning) posisi rekan setim maupun pemain lawan, serta dengan cepat menemukan ruang kosong di tengah formasi yang padat.
  • Distribusi dan jangkauan umpan: Keahlian tinggi dalam melepaskan kombinasi umpan; baik umpan pendek merayap tanah yang cepat (seperti pada sistem Tiki-taka) maupun umpan lambung melintang yang mengubah arah area permainan secara tiba-tiba (switch of play).
  • Retensi bola (Ball retention): Kemampuan fisik dan teknis untuk menyembunyikan bola, melindungi bola menggunakan tubuh (shielding), dan mempertahankan penguasaan bola saat berada di bawah tekanan atau pressing ketat dari lawan.
  • Stamina dan kebugaran: Kapasitas paru-paru dan daya tahan otot untuk menjaga intensitas lari yang tinggi sepanjang 90 menit pertandingan.

Lihat pula

Referensi