Asisten wasit video: Perbedaan antara revisi
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 24: | Baris 24: | ||
== Empat kategori insiden yang dapat ditinjau == | == Empat kategori insiden yang dapat ditinjau == | ||
Sesuai protokol IFAB, VAR | Sesuai protokol IFAB, VAR tidak dapat digunakan untuk semua insiden di lapangan. Penggunaan VAR dibatasi secara ketat hanya pada empat kategori situasi yang berpotensi mengubah hasil pertandingan: | ||
1. '''Gol / Tidak Gol | 1. '''Gol / Tidak Gol:''' | ||
:* Memeriksa apakah terjadi pelanggaran oleh tim penyerang sebelum gol tercipta (seperti [[pelanggaran (sepak bola)|pelanggaran fisik]], [[handball]], atau posisi [[offside (sepak bola)|offside]]). | :* Memeriksa apakah terjadi pelanggaran oleh tim penyerang sebelum gol tercipta (seperti [[pelanggaran (sepak bola)|pelanggaran fisik]], [[handball]], atau posisi [[offside (sepak bola)|offside]]). | ||
:* Memeriksa apakah bola telah sepenuhnya melewati garis gawang. | :* Memeriksa apakah bola telah sepenuhnya melewati garis gawang. | ||
:* Memeriksa apakah permainan terganggu sebelum bola masuk ke dalam gawang. | :* Memeriksa apakah permainan terganggu sebelum bola masuk ke dalam gawang. | ||
2. '''Keputusan Penalti / Bukan Penalti | 2. '''Keputusan Penalti / Bukan Penalti:''' | ||
:* Memeriksa apakah pelanggaran di dalam [[area penalti]] layak membuahkan [[tendangan penalti]]. | :* Memeriksa apakah pelanggaran di dalam [[area penalti]] layak membuahkan [[tendangan penalti]]. | ||
:* Memeriksa apakah tekel/pelanggaran terjadi di dalam atau di luar kotak penalti. | :* Memeriksa apakah tekel/pelanggaran terjadi di dalam atau di luar kotak penalti. | ||
:* Memeriksa apakah terjadi pelanggaran oleh pemain penyerang sebelum insiden penalti terjadi. | :* Memeriksa apakah terjadi pelanggaran oleh pemain penyerang sebelum insiden penalti terjadi. | ||
3. '''Kartu Merah Langsung | 3. '''Kartu Merah Langsung:''' | ||
:* Meninjau insiden tekel brutal, tindakan kekerasan, atau pelanggaran yang menggagalkan peluang emas mencetak gol (DOGSO) yang layak diganjar [[kartu merah langsung]]. | :* Meninjau insiden tekel brutal, tindakan kekerasan, atau pelanggaran yang menggagalkan peluang emas mencetak gol (DOGSO) yang layak diganjar [[kartu merah langsung]]. | ||
: | :* Catatan: VAR tidak berhak mengintervensi atau meninjau [[kartu kuning (sepak bola)|kartu kuning]] maupun [[kartu kuning kedua]]. | ||
4. '''Kesalahan Identitas | 4. '''Kesalahan Identitas:''' | ||
:* Mengoreksi wasit jika ia memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain yang salah akibat kebingungan di lapangan. | :* Mengoreksi wasit jika ia memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain yang salah akibat kebingungan di lapangan. | ||
Revisi per 10 Oktober 2026 16.32
| Aturan Poin | |
|---|---|
| Olahraga | Sepak bola |
| Nilai poin | Menjaga keadilan dan meminimalkan kesalahan fatal keputusan wasit |
| Syarat keabsahan | Hanya dapat digunakan pada 4 kategori situasi kritis (Gol, Penalti, Kartu Merah Langsung, Kesalahan Identitas) |
| Mekanisme dan Regulasi | |
| Cara eksekusi | Komunikasi audio radio antara ruang VOR dan wasit di lapangan, serta peninjauan monitor di tepi lapangan (OFR) |
| Penyebab batal | Keputusan akhir tetap berada di tangan wasit utama di lapangan |
| Teknologi pembantu | Kamera pelacak multi-sudut, garis offside 3D virtual, sensor bola terhubung |
Asisten wasit video (bahasa Inggris: Video assistant referee, disingkat VAR) adalah pejabat pertandingan sepak bola yang bertugas meninjau keputusan yang dibuat oleh wasit utama di lapangan menggunakan rekaman video tayangan ulang dan sistem komunikasi audio radio.
Tujuan utama dari penerapan sistem VAR adalah untuk membantu wasit mengurangi kesalahan fatal yang jelas dan nyata serta insiden serius yang luput dari pandangan. Regulasi dan protokol penggunaan VAR diatur secara resmi oleh International Football Association Board (IFAB).
Sejarah dan penerapan
Pengembangan teknologi VAR dirintis oleh Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) melalui proyek Pilot Refereesing pada awal tahun 2010-an. Uji coba langsung pertama kali dilakukan pada kompetisi kasta teratas Belanda (Eredivisie).
- Uji Coba Resmi FIFA (2016): IFAB secara resmi menyetujui uji coba penggunaan teknologi peninjauan video pada laga persahabatan internasional antara Italia dan Prancis pada September 2016.
- Piala Dunia FIFA 2018: VAR pertama kali diterapkan secara penuh dalam turnamen antarnegara paling bergengsi pada Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia. Implementasi ini dinilai sukses besar dalam meningkatkan akurasi keputusan pertandingan.
- Kompetisi Domestik dan Eropa: Setelah keberhasilan Piala Dunia 2018, VAR diadopsi secara luas oleh Liga Utama Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, hingga Liga Champions UEFA.
Empat kategori insiden yang dapat ditinjau
Sesuai protokol IFAB, VAR tidak dapat digunakan untuk semua insiden di lapangan. Penggunaan VAR dibatasi secara ketat hanya pada empat kategori situasi yang berpotensi mengubah hasil pertandingan:
1. Gol / Tidak Gol:
- Memeriksa apakah terjadi pelanggaran oleh tim penyerang sebelum gol tercipta (seperti pelanggaran fisik, handball, atau posisi offside).
- Memeriksa apakah bola telah sepenuhnya melewati garis gawang.
- Memeriksa apakah permainan terganggu sebelum bola masuk ke dalam gawang.
2. Keputusan Penalti / Bukan Penalti:
- Memeriksa apakah pelanggaran di dalam area penalti layak membuahkan tendangan penalti.
- Memeriksa apakah tekel/pelanggaran terjadi di dalam atau di luar kotak penalti.
- Memeriksa apakah terjadi pelanggaran oleh pemain penyerang sebelum insiden penalti terjadi.
3. Kartu Merah Langsung:
- Meninjau insiden tekel brutal, tindakan kekerasan, atau pelanggaran yang menggagalkan peluang emas mencetak gol (DOGSO) yang layak diganjar kartu merah langsung.
- Catatan: VAR tidak berhak mengintervensi atau meninjau kartu kuning maupun kartu kuning kedua.
4. Kesalahan Identitas:
- Mengoreksi wasit jika ia memberikan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain yang salah akibat kebingungan di lapangan.
Prosedur dan ruang VOR
Tim VAR bekerja di dalam sebuah ruangan khusus yang disebut Ruang Operasi Video (Video Operation Room - VOR), yang berada di dalam kompleks stadion maupun di pusat penyiaran terpusat. Tim VAR terdiri dari:
- VAR utama: Wasit senior/aktif yang memimpin peninjauan video.
- AVAR (Assistant VAR): Asisten yang membantu memantau tayangan langsung saat VAR utama sedang melakukan peninjauan.
- Operator Tayangan Ulang (RO): Teknisi yang memilih sudut kamera terbaik dan mengatur kecepatan putar ulang video.
Dua metode peninjauan
- Pemeriksaan diam-diam (Check): VAR secara otomatis memeriksa seluruh kejadian dalam 4 kategori di atas di latar belakang tanpa menghentikan laga. Jika tidak ada kesalahan jelas, VAR memberi tahu wasit melalui earpiece: *"Check complete"*.
- Peninjauan di pinggir lapangan (On-Field Review - OFR): Jika VAR menemukan indikasi kesalahan nyata dari wasit utama, VAR akan merekomendasikan wasit untuk melihat ulang tayangan video di monitor khusus yang terpasang di tepi lapangan. Wasit utama kemudian akan membuat tanda layar TV dengan kedua tangannya sebelum berjalan ke monitor. Keputusan akhir tetap sepenuhnya berada di tangan wasit utama di lapangan.
Bantuan teknologi lanjutan
Sistem VAR modern terus dikembangkan dengan integrasi teknologi mutakhir untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan:
- Garis Offside 3D Virtual: Sistem pemetaan komputer yang menarik garis lurus berdasarkan bagian tubuh paling depan dari pemain penyerang dan pemain bertahan terakhir.
- Teknologi Offside Semi-Otomatis (SAOT): Penggunaan kamera pelacak khusus di atap stadion dan sensor mikrocip pada bola sepak untuk menentukan posisi offside secara otomatis dalam hitungan detik.
Lihat pula
- Wasit (sepak bola)
- Pelanggaran (sepak bola)
- Offside (sepak bola)
- Teknologi garis gawang
- Laws of the Game