Aziz Calim: Perbedaan antara revisi
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tidak ada ringkasan suntingan Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 47: | Baris 47: | ||
* **Byon Combat Showbiz Vol. 4 (2024):** Aziz melakukan debutnya melawan petarung internasional asal Malaysia, Ezmir Danial, dan berhasil mengamankan kemenangan dominan. | * **Byon Combat Showbiz Vol. 4 (2024):** Aziz melakukan debutnya melawan petarung internasional asal Malaysia, Ezmir Danial, dan berhasil mengamankan kemenangan dominan. | ||
* **Byon Combat Showbiz Vol. 5 (2025):** Aziz dipatok menjadi partai utama (*main event*) menghadapi petarung bintang [[Jekson Karmela]] ("Kkajhe") untuk memperebutkan sabuk *National Kickstriking Title* (kelas 61 kg). Dalam pertarungan 5 ronde yang sengit di Tennis Indoor Senayan, Aziz tampil sangat tenang dan sukses menjatuhkan Kkajhe (*knockdown*) pada ronde kedua, sebelum akhirnya dinyatakan menang lewat keputusan angka mutlak (*unanimous decision*) dan menobatkan dirinya sebagai juara nasional Byon Combat. | * **Byon Combat Showbiz Vol. 5 (2025):** Aziz dipatok menjadi partai utama (*main event*) menghadapi petarung bintang [[Jekson Karmela]] ("Kkajhe") untuk memperebutkan sabuk *National Kickstriking Title* (kelas 61 kg). Dalam pertarungan 5 ronde yang sengit di Tennis Indoor Senayan, Aziz tampil sangat tenang dan sukses menjatuhkan Kkajhe (*knockdown*) pada ronde kedua, sebelum akhirnya dinyatakan menang lewat keputusan angka mutlak (*unanimous decision*) dan menobatkan dirinya sebagai juara nasional Byon Combat. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
Revisi per 11 Oktober 2026 20.43
| Nama lengkap | Abdul Aziz Calim | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama lain | "The Krauser" | ||||||||||||
| Tanggal lahir | 4 September 1997 (umur 29) | ||||||||||||
| Tempat lahir | Jeddah, Arab Saudi | ||||||||||||
| Tinggi | 1,71 m | ||||||||||||
| Kelas berat | Kelas Bantam, Kelas Terbang | ||||||||||||
| Disiplin utama | Seni bela diri campuran, Kickboxing, Karate | ||||||||||||
| Gaya bertarung | Orthodox | ||||||||||||
| Sasana | Han Academy Solo | ||||||||||||
| Karier amatir | |||||||||||||
|
|||||||||||||
| Rekor bertarung | |||||||||||||
|
|||||||||||||
| Prestasi | |||||||||||||
|
|||||||||||||
Abdul Aziz Calim (lahir 4 September 1997), atau yang lebih dikenal sebagai Aziz Calim dengan julukan ring "The Krauser", adalah seorang atlet seni bela diri campuran (MMA), petarung kickboxing, dan peraih medali emas SEA Games berkebangsaan Indonesia. Ia memiliki latar belakang darah blasteran Indonesia-Filipina dan menempa karier bela dirinya di bawah naungan sasana ternama Han Academy Solo. Aziz dikenal luas di kancah bela diri internasional setelah berlaga di ONE Championship, One Pride MMA, serta sukses meraih sabuk kejuaraan National Kickstriking Title dalam ajang Byon Combat.
Kehidupan awal dan latar belakang
Aziz lahir di Jeddah, Arab Saudi, dari pasangan ayah berdarah Filipina yang merupakan seorang praktisi karate dan ibu yang berasal dari Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Pengaruh sang ayah membuat Aziz sudah diperkenalkan dengan dasar-dasar seni bela diri fisik sejak usia dini.
Setelah tumbuh dewasa, Aziz memilih menetap di Kota Solo untuk memperdalam ilmu bela diri secara profesional. Ia bergabung dengan sasana Han Academy di bawah bimbingan pelatih senior Yohan Mulia Legowo, tempat ia mengasah kombinasi teknik *striking* (karate & kickboxing) serta kuncian lantai (*grappling* & BJJ). Julukan ringnya, *"The Krauser"*, terinspirasi dari karakter Jack Krauser dalam seri permainan video Resident Evil.
Karier olahraga tempur
One Pride MMA dan ONE Championship
Aziz memulai karier MMA profesionalnya pada tahun 2016 di ajang One Pride MMA. Dengan teknik pukulan cepat dan kuncian yang solid, ia mencatatkan beberapa kemenangan penting, termasuk mengalahkan Reno Arizona dan Dede Barabas.
Performa impresifnya di tingkat nasional membawa Aziz dikontrak oleh organisasi MMA terbesar di Asia, ONE Championship, pada akhir 2018. Dalam debutnya di ONE Championship: Eternal Glory (2019), Aziz mencetak kemenangan spektakuler lewat kuncian *rear-naked choke* di ronde pertama atas Adi Paryanto.
Medali Emas SEA Games (2023)
Pada bulan Mei 2023, Aziz mewakili kontingen Indonesia dalam ajang SEA Games 2023 di Phnom Penh, Kamboja. Tampil pada cabang olahraga kickboxing, Aziz berhasil menembus babak final dan mengamankan medali emas untuk Indonesia, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu striker papan atas di Asia Tenggara.
Kejayaan di Byon Combat
Pada akhir tahun 2024, Aziz bertransisi ke ajang hiburan olahraga tempur Byon Combat.
- **Byon Combat Showbiz Vol. 4 (2024):** Aziz melakukan debutnya melawan petarung internasional asal Malaysia, Ezmir Danial, dan berhasil mengamankan kemenangan dominan.
- **Byon Combat Showbiz Vol. 5 (2025):** Aziz dipatok menjadi partai utama (*main event*) menghadapi petarung bintang Jekson Karmela ("Kkajhe") untuk memperebutkan sabuk *National Kickstriking Title* (kelas 61 kg). Dalam pertarungan 5 ronde yang sengit di Tennis Indoor Senayan, Aziz tampil sangat tenang dan sukses menjatuhkan Kkajhe (*knockdown*) pada ronde kedua, sebelum akhirnya dinyatakan menang lewat keputusan angka mutlak (*unanimous decision*) dan menobatkan dirinya sebagai juara nasional Byon Combat.