Diego Maradona: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{SHORTDESC:Pemain dan manajer sepak bola asal Argentina}} {{Infobox pesepak bola | Nama = Diego Maradona | image = Diego Maradona 1986.jpg | image_caption = Maradona saat membela tim nasional Argentina pada Piala Dunia 1986 | Nama lengkap = Diego Armando Maradona | Tanggal_lahir = 30 Oktober 1960 | Tempat_lahir = Lanús, Buenos Aires, Argentina | Tanggal_wafat = {{death date and age|2020|11|25|1960|10|30}} | Tempat_wafat = Tigre, Buenos Aires...' Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| Baris 6: | Baris 6: | ||
| Nama lengkap = Diego Armando Maradona | | Nama lengkap = Diego Armando Maradona | ||
| Tanggal_lahir = 30 Oktober 1960 | | Tanggal_lahir = 30 Oktober 1960 | ||
| Meninggal = 25 November 2020 | |||
| Tempat_lahir = [[Lanús]], [[Buenos Aires]], [[Argentina]] | | Tempat_lahir = [[Lanús]], [[Buenos Aires]], [[Argentina]] | ||
| Tanggal_wafat = {{death date and age|2020|11|25|1960|10|30}} | | Tanggal_wafat = {{death date and age|2020|11|25|1960|10|30}} | ||
| Tempat_wafat = [[Tigre]], [[Buenos Aires]], [[Argentina]] | | Tempat_wafat = [[Tigre]], [[Buenos Aires]], [[Argentina]] | ||
| Tinggi = 1,65 m | | Tinggi = 1,65 m | ||
| Posisi_bermain = | | Posisi_bermain = [[Penyerang (sepak bola)|Penyerang]] | ||
| Klub_saat_ini = Pensiun (Wafat) | | Klub_saat_ini = Pensiun (Wafat) | ||
| Nomor_punggung = 10 | | Nomor_punggung = 10 | ||
Revisi per 11 Oktober 2026 00.21
|
Maradona saat membela tim nasional Argentina pada Piala Dunia 1986
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 30 Oktober 1960 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Meninggal | 25 November 2020 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tempat lahir | Lanús, Buenos Aires, Argentina | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,65 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Penyerang | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Pensiun (Wafat) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nomor punggung | 10 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prestasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Diego Armando Maradona (30 Oktober 1960 – 25 November 2020) adalah seorang pemain sepak bola profesional dan manajer asal Argentina. Luas diakui sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa dalam sejarah sepak bola, ia terkenal karena kemampuan teknik tingkat tinggi, visi bermain yang luar biasa, penguasaan bola yang memukau, kelincahan, serta kemampuan dribel yang membuatnya sulit dihentikan oleh pemain lawan.
Bersama Pelé, ia dinobatkan sebagai penerima penghargaan Pemain Terbaik Abad Ini FIFA pada tahun 2000. Maradona adalah pilar utama di balik kesuksesan tim nasional Argentina menjuarai Piala Dunia FIFA 1986 di Meksiko, di mana ia mencetak dua gol paling ikonik dalam sejarah sepak bola pada babak perempat final melawan Inggris: gol "Tangan Tuhan" dan "Gol Abad Ini".
Kehidupan awal
Diego Armando Maradona lahir di Poliklinik Evita di Lanús, Buenos Aires, tetapi dibesarkan di Villa Fiorito, sebuah kawasan kumuh dan miskin di pinggiran selatan Buenos Aires. Ia merupakan anak kelima dari delapan bersaudara dari pasangan Diego Maradona "Chitoro" dan Dalma Salvadora Franco "Doña Tota". Keluarganya berasal dari Provinsi Corrientes.
Maradona menerima bola sepak pertamanya sebagai hadiah ulang tahun kesepuluhnya dari pamannya, 'Cirilo', dan langsung jatuh cinta pada olahraga tersebut. Ia dengan cepat menonjol di klub lingkungan lokalnya, Estrella Roja. Pada usia 12 tahun, ia bergabung dengan tim anak-anak Argentinos Juniors yang dikenal sebagai *Los Cebollitas* (Bawang Kecil), di mana ia berhasil membawa tim tersebut mencatat rekor luar biasa tak terkalahkan dalam 136 pertandingan berturut-turut, serta sering kali diminta menghibur penonton dengan aksi juggling bola saat jeda pertandingan paruh waktu divisi utama Liga Argentina.
Karier klub
Argentinos Juniors dan Boca Juniors
Maradona melakukan debut profesionalnya untuk Argentinos Juniors sepuluh hari sebelum ulang tahunnya yang keenam belas pada 20 Oktober 1976. Selama lima musim bersama klub tersebut, ia menjelma menjadi mesin gol yang luar biasa, mencetak 116 gol dalam 166 penampilan di liga.
Pada tahun 1981, ia pindah ke klub impian masa kecilnya, Boca Juniors, dengan nilai transfer sebesar £1 juta. Di Boca, ia langsung mempersembahkan gelar juara liga domestik Primera División Argentina (Metropolitano 1981), yang menjadi satu-satunya gelar liga domestik yang ia menangkan di tanah Argentina.
FC Barcelona
Pada musim panas 1982, selepas Piala Dunia di Spanyol, Maradona ditransfer ke klub raksasa Barcelona dengan rekor transfer dunia saat itu sebesar £5 juta ($7,6 juta). Selama dua musim di Catalonia, meskipun sempat terganggu oleh hepatitis dan patah tulang pergelangan kaki akibat tekel keras, ia berhasil mempersembahkan trofi Copa del Rey, Copa de la Liga, dan Supercopa de España 1983. Namun, masa tinggalnya di Barcelona diwarnai oleh konflik dengan dewan klub dan berakhir dengan insiden kerusuhan massal di final Copa del Rey 1984 melawan Athletic Bilbao.
S.S.C. Napoli
Pada Juli 1984, Maradona bergabung dengan klub Italia Napoli dengan memecahkan rekor transfer dunia kedua kalinya seharga £6,9 juta. Kepindahannya ke Naples menandai puncak keemasan karier klubnya. Di hadapan pendukung setia Italia selatan yang sering diremehkan oleh klub-klub kaya utara, Maradona membawa Napoli meraih masa kejayaan paling gemilang dalam sejarah klub: dua gelar juara Serie A (1986–87 dan 1989–90), Coppa Italia (1986–87), Supercoppa Italiana (1990), serta trofi antarklub Eropa Piala UEFA (1988–89). Ia diabadikan sebagai pahlawan dan ikon abadi di kota Naples.
Akhir Karier
Setelah meninggalkan Napoli pada tahun 1991 menyusul skorsing akibat kasus obat-obatan terlarang, Maradona sempat memperkuat Sevilla (1992–1993) dan Newell's Old Boys (1993) di Argentina, sebelum menutup karier bermain profesionalnya di klub kesayangannya Boca Juniors dari tahun 1995 hingga resmi pensiun pada tahun 1997 di hari ulang tahunnya yang ke-37.
Karier internasional
Maradona melakukan debut internasional seniornya untuk tim nasional sepak bola Argentina pada usia 16 tahun dalam pertandingan persahabatan melawan Hungaria pada Februari 1977. Setahun sebelumnya, ia telah memimpin timnas muda menjuarai Piala Dunia U-20 FIFA 1979 di Jepang, di mana ia dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Puncak tertinggi kariernya terjadi pada Piala Dunia FIFA 1986 di Meksiko. Sebagai kapten tim, ia mendominasi seluruh turnamen dengan mencetak 5 gol dan 5 assist. Di babak perempat final melawan Inggris, ia mencetak dua gol legendaris: gol pertama menggunakan tangan (yang kemudian dijuluki "Tangan Tuhan") dan gol kedua yang melewati separuh lapangan dengan mendebat melewati lima pemain lawan (dinobatkan sebagai "Gol Abad Ini" oleh FIFA). Ia kemudian memimpin Argentina mengalahkan Jerman Barat 3-2 di partai final untuk mengangkat trofi Piala Dunia kedua bagi negara tersebut. Ia nyaris mengulangi prestasi serupa pada Piala Dunia 1990 di Italia, membawa Argentina kembali ke partai final sebelum takluk di tangan Jerman Barat.
Statistik karier
Klub
| Klub | Musim | Liga Domestik | Piala Domestik | Kontinental | Lainnya | Total | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| Argentinos Juniors | 1976 | Primera División | 2 | 0 | — | — | 0 | 0 | 2 | 0 | ||
| 1977 | 49 | 19 | — | — | 0 | 0 | 49 | 19 | ||||
| 1978 | 35 | 26 | — | — | 0 | 0 | 35 | 26 | ||||
| 1979 | 29 | 26 | — | — | 0 | 0 | 29 | 26 | ||||
| 1980 | 51 | 45 | — | — | 0 | 0 | 51 | 45 | ||||
| Total Argentinos | 166 | 116 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 166 | 116 | ||
| Boca Juniors | 1981 | Primera División | 28 | 17 | — | — | 0 | 0 | 28 | 17 | ||
| Barcelona | 1982–1983 | La Liga | 20 | 11 | 5 | 3 | 4 | 5 | 1 | 2 | 30 | 21 |
| 1983–1984 | 16 | 11 | 4 | 1 | 3 | 3 | 0 | 0 | 23 | 15 | ||
| Total Barcelona | 36 | 22 | 9 | 4 | 7 | 8 | 1 | 2 | 53 | 36 | ||
| Napoli | 1984–1985 | Serie A | 30 | 14 | 6 | 3 | — | 0 | 0 | 36 | 17 | |
| 1985–1986 | 29 | 11 | 4 | 2 | — | 0 | 0 | 33 | 13 | |||
| 1986–1987 | 29 | 10 | 10 | 7 | 2 | 0 | 0 | 0 | 41 | 17 | ||
| 1987–1988 | 28 | 15 | 9 | 6 | 2 | 0 | 0 | 0 | 39 | 21 | ||
| 1988–1989 | 26 | 9 | 12 | 7 | 12 | 3 | 0 | 0 | 50 | 19 | ||
| 1989–1990 | 28 | 16 | 3 | 0 | 5 | 3 | 0 | 0 | 36 | 19 | ||
| 1990–1991 | 18 | 6 | 1 | 0 | 4 | 2 | 1 | 0 | 24 | 8 | ||
| Total Napoli | 188 | 81 | 45 | 25 | 25 | 8 | 1 | 0 | 259 | 114 | ||
| Sevilla | 1992–1993 | La Liga | 26 | 5 | 4 | 3 | — | 0 | 0 | 30 | 8 | |
| Newell's Old Boys | 1993–1994 | Primera División | 5 | 0 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | 5 | 0 | |
| Boca Juniors | 1995–1996 | Primera División | 11 | 3 | — | — | 0 | 0 | 11 | 3 | ||
| 1996–1997 | 13 | 2 | — | — | 0 | 0 | 13 | 2 | ||||
| 1997–1998 | 6 | 2 | — | — | 0 | 0 | 6 | 2 | ||||
| Total Boca Juniors | 30 | 7 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 30 | 7 | ||
| Total Karier | 479 | 248 | 58 | 32 | 32 | 16 | 2 | 2 | 571 | 298 | ||