Bola: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{SHORTDESC:Objek bulat atau lonjong yang digunakan sebagai alat utama dalam berbagai cabang olahraga}} {{Infobox istilah olahraga | Nama = Bola | image = | Olahraga = Berbagai cabang olahraga (multiolahraga) | Nilai_poin = Objek utama permainan (sarana mencetak skor atau memperebutkan penguasaan) | Syarat_sah = Memenuhi standar ukuran, keliling, berat, dan tekanan udara federasi terkait | Cara_umum = Ditendang, dipukul, dilempar, digiring, atau dipantulkan | Atu...' Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
Tanda: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
| (3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{SHORTDESC:Objek bulat atau lonjong yang digunakan sebagai alat utama dalam berbagai cabang olahraga}} | {{SHORTDESC:Objek bulat atau lonjong yang digunakan sebagai alat utama dalam berbagai cabang olahraga}} | ||
{{Infobox istilah olahraga | {{Infobox istilah olahraga | ||
| Nama = Bola | | Nama = Bola | ||
| image = | | image = Various sports balls.jpg | ||
| image_caption = Berbagai macam bola yang dirancang khusus dengan ukuran, berat, dan material berbeda untuk setiap cabang olahraga. | |||
| Olahraga = Berbagai cabang olahraga (multiolahraga) | | Olahraga = Berbagai cabang olahraga (multiolahraga) | ||
| Nilai_poin = Objek utama permainan (sarana mencetak skor atau memperebutkan penguasaan) | | Nilai_poin = Objek utama permainan (sarana mencetak skor atau memperebutkan penguasaan) | ||
| Baris 8: | Baris 9: | ||
| Cara_umum = Ditendang, dipukul, dilempar, digiring, atau dipantulkan | | Cara_umum = Ditendang, dipukul, dilempar, digiring, atau dipantulkan | ||
| Aturan_pembatal = Penggantian bola wajib dilakukan jika mengalami kebocoran, kempis, atau deformasi bentuk | | Aturan_pembatal = Penggantian bola wajib dilakukan jika mengalami kebocoran, kempis, atau deformasi bentuk | ||
| Teknologi = Panel termorekat, sensor mikrocip internal | | Teknologi = Panel termorekat, sensor mikrocip internal | ||
| Asisten_terkait = Wasit, penjaga gawang, atlet | | Asisten_terkait = Wasit, penjaga gawang, atlet | ||
}} | }} | ||
| Baris 55: | Baris 56: | ||
Pembuatan bola olahraga mengalami revolusi besar berkat penemuan vulkanisasi karet oleh [[Charles Goodyear]] pada abad ke-19, yang memungkinkan pembuatan bola yang elastis, kuat, dan kedap udara. | Pembuatan bola olahraga mengalami revolusi besar berkat penemuan vulkanisasi karet oleh [[Charles Goodyear]] pada abad ke-19, yang memungkinkan pembuatan bola yang elastis, kuat, dan kedap udara. | ||
Dalam era modern, teknologi penciptaan bola menyentuh aspek aerodinamika tingkat tinggi. Sebagai contoh, bola sepak resmi Piala Dunia dirancang melalui uji terowongan angin | Dalam era modern, teknologi penciptaan bola menyentuh aspek aerodinamika tingkat tinggi. Sebagai contoh, bola sepak resmi Piala Dunia dirancang melalui uji terowongan angin untuk memastikan kestabilan lintasan udara saat ditendang dengan kecepatan tinggi. Selain itu, beberapa cabang olahraga kini mulai mengintegrasikan teknologi bola pintar yang dilengkapi sensor cip mikrokolektor di bagian inti pusat untuk mendeteksi data waktu benturan secara akurat, membantu keputusan wasit, atau memantau performa atlet secara real-time. | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
Revisi terkini sejak 10 Oktober 2026 20.04
Dalam berbagai cabang olahraga, bola adalah objek berbentuk bulat, lonjong, atau sferis yang menjadi alat utama atau instrumen penentu jalannya suatu permainan. Keberadaan bola menjadi pusat perhatian seluruh pemain, di mana tujuan dari sebagian besar permainan bola adalah untuk menguasai, mengoper, menembak, atau memasukkan bola ke gawang, keranjang, atau area sasaran lawan guna meraih skor.
Sejarah bola berakar dari peradaban kuno, di mana bola primitif dibuat dari bahan-bahan alami seperti kandung kemih hewan, kulit binatang yang diisi bulu atau jerami, buah, hingga kayu yang dipahat. Seiring perkembangan zaman, teknologi material mengubah pembuatan bola menjadi sangat presisi dengan standar aerodinamika dan elastisitas yang ketat.
Karakteristik dan jenis bola dalam berbagai olahraga
[sunting | sunting sumber]Setiap cabang olahraga memiliki spesifikasi bentuk, ukuran, massa, tekstur permukaan, dan pantulan (restitusi) yang diatur secara ketat oleh badan pengatur internasional masing-masing. Berikut adalah variasi bola dalam beberapa olahraga utama:
| Cabang Olahraga | Bentuk & Karakteristik Utama | Material Modern |
|---|---|---|
| Sepak bola | Berbentuk bola bundar sempurna dengan keliling sekitar 68–70 cm dan berat 410–450 gram. Dirancang untuk dikendalikan menggunakan kaki dan kepala. | Kulit sintetis poliuretana (PU) dengan lapisan busa penahan air dan panel yang direkatkan secara termal (thermal bonded). |
| Bola basket | Bola besar bertekstur kasar dengan cengkeraman tinggi, berukuran keliling sekitar 75 cm (standar putra) dengan berat ±600 gram. Dirancang untuk dipantulkan (dribble) dengan tangan. | Kulit asli atau kulit komposit sintetis dengan bagian dalam bertekanan udara tinggi. |
| Bola voli | Bola yang lebih ringan dan empuk dibandingkan basket, memiliki keliling 65–67 cm dan berat 260–280 gram. | Panel kulit sintetis mikrofiber yang lembut dengan konstruksi kedap udara. |
| Rugbi | Berbentuk lonjong atau elips (sferoid prolat), dirancang agar mudah digenggam dengan tangan, dilempar melengkung, serta memantul secara tidak terduga saat menyentuh tanah. | Kulit atau bahan sintetis berpola cengkeraman (grip) kasar. |
| Tenis | Bola berukuran kecil dengan inti karet elastis yang dibungkus oleh lapisan kain bulu kempa (felt) berwarna kuning kehijauan optik. | Karet vulkanisir berlapis wol/nilon bertekanan gas internal. |
| Bisbol | Bola keras berinti gabus dan benang wol yang dililit, dibungkus dengan kulit sapi asli yang dijahit tangan menggunakan benang merah khas. | Gabus, karet, benang wol, dan kulit sapi asli. |
| Golf | Bola kecil berukuran padat dengan permukaan yang dipenuhi oleh ratusan lekukan kecil (dimples). Lekukan ini berfungsi mengurangi hambatan udara (drag) agar bola meluncur lebih jauh dan stabil. | Inti resin sintetis berteknologi tinggi dengan penutup ionomer atau uretana. |
Evolusi material dan teknologi
[sunting | sunting sumber]Pembuatan bola olahraga mengalami revolusi besar berkat penemuan vulkanisasi karet oleh Charles Goodyear pada abad ke-19, yang memungkinkan pembuatan bola yang elastis, kuat, dan kedap udara.
Dalam era modern, teknologi penciptaan bola menyentuh aspek aerodinamika tingkat tinggi. Sebagai contoh, bola sepak resmi Piala Dunia dirancang melalui uji terowongan angin untuk memastikan kestabilan lintasan udara saat ditendang dengan kecepatan tinggi. Selain itu, beberapa cabang olahraga kini mulai mengintegrasikan teknologi bola pintar yang dilengkapi sensor cip mikrokolektor di bagian inti pusat untuk mendeteksi data waktu benturan secara akurat, membantu keputusan wasit, atau memantau performa atlet secara real-time.
