Zinedine Zidane
| Tanggal lahir | 23 Juni 1972 (umur 54) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Tempat lahir | Marseille, Prancis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,85 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Gelandang serang | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Pensiun | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nomor punggung | 5 / 10 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Prestasi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Zinedine Yazid Zidane (lahir 23 Juni 1972), yang populer dengan julukan Zizou, adalah seorang mantan pemain sepak bola profesional dan manajer asal Prancis yang bermain sebagai gelandang serang. Secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa dalam sejarah sepak bola, ia terkenal karena kontrol bola yang sangat halus, visi bermain luar biasa, sentuhan pertama (*first touch*) yang elegan, serta kemampuannya mencetak gol di momen-momen krusial pertandingan besar.
Zidane meraih puncak kejayaan internasional saat memimpin tim nasional sepak bola Prancis menjuarai Piala Dunia FIFA 1998 dan Kejuaraan Eropa UEFA 2000. Di level klub, ia memenangkan gelar Liga Champions UEFA 2001–02 bersama Real Madrid dengan mencetak gol voli legendaris di partai final. Ia memenangkan penghargaan Ballon d'Or pada tahun 1998 dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA sebanyak tiga kali (1998, 2000, dan 2003).
Kehidupan awal
Zinedine Yazid Zidane lahir di Marseille, Prancis, sebagai anak bungsu dari lima bersaudara dari pasangan Smaïl dan Malika Zidane, imigran Aljazair asal etnis Kabyle yang beremigrasi ke Paris pada tahun 1953 sebelum pindah ke Marseille. Ia tumbuh di La Castellane, sebuah kawasan pemukiman imigran kelas pekerja di Marseille.
Zidane mengenali bakat sepak bolanya di jalanan La Castellane sejak usia lima tahun. Ia mengagumi penyerang Olympique de Marseille, Enzo Francescoli, yang gaya bermainnya kelak menginspirasi teknik permainan Zidane. Ia bergabung dengan klub lokal SO Septèmes-les-Vallons pada usia sepuluh tahun sebelum bakatnya terendus oleh pemandu bakat AS Cannes pada tahun 1986.
Karier klub
Cannes dan Bordeaux
Zidane melakukan debut profesionalnya untuk AS Cannes pada 18 Mei 1989 dalam usia 16 tahun di ajang Ligue 1. Setelah empat musim di Cannes, ia ditransfer ke Bordeaux pada musim panas 1992.
Di Bordeaux, di bawah kombinasi lini tengah bersama Bixente Lizarazu dan Christophe Dugarry, Zidane memenangkan Piala Intertoto UEFA 1995 dan membawa klub melaju hingga final Piala UEFA 1995–96. Penampilan cemerlangnya membuatnya dianugerahi penghargaan Pemain Terbaik Ligue 1 pada tahun 1996.
Juventus
Pada musim panas 1996, Zidane bergabung dengan juara bertahan Eropa asal Italia, Juventus, dengan nilai transfer £3,2 juta. Di Turin, di bawah asuhan Marcello Lippi, ia menjelma menjadi gelandang serang paling dominan di dunia.
Selama lima musim membela Juventus, Zidane mencetak 31 gol dalam 212 pertandingan di semua kompetisi, mempersembahkan dua gelar Serie A berturut-turut (1996–97 dan 1997–98), satu Piala Super UEFA, serta membawa Juventus mencapai dua final Liga Champions berturut-turut pada tahun 1997 dan 1998.
Real Madrid
Pada Juli 2001, Zidane bergabung dengan Real Madrid dengan rekor transfer dunia saat itu sebesar 150 miliar lira Italia (sekitar €77,5 juta). Pindah sebagai bagian dari proyek *Galácticos* bentukan Florentino Pérez, Zidane mengenakan nomor punggung 5.
Momen paling ikonik dalam karier klubnya terjadi di final Liga Champions UEFA 2001–02 di Hampden Park, Glasgow. Zidane mencetak gol kemenangan lewat tendangan voli kaki kiri yang sangat berseni mengarah ke sudut atas gawang Bayer Leverkusen (2–1). Selama lima musim di Santiago Bernabéu, ia memenangkan satu gelar La Liga (2002–03), satu Liga Champions, dan satu Piala Interkontinental sebelum pensiun dari sepak bola klub pada tahun 2006.
Karier internasional
Zidane melakoni debut seniornya untuk tim nasional sepak bola Prancis pada 17 Agustus 1994 dalam pertandingan persahabatan melawan Ceko, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak dua gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Pada Piala Dunia FIFA 1998 di kandang sendiri, Zidane menjadi pahlawan nasional Prancis. Di partai final melawan Brasil di Stade de France, ia mencetak dua gol sundulan kepala di babak pertama untuk membawa Prancis menang 3-0 dan merengkuh gelar juara dunia pertama mereka. Dua tahun kemudian, ia memimpin Prancis menjuarai Kejuaraan Eropa UEFA 2000 dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen.
Setelah sempat mengumumkan pensiun dari tim nasional pada tahun 2004, Zidane kembali memperkuat Prancis di Piala Dunia FIFA 2006. Ia tampil ajaib membawa Prancis melaju hingga ke partai final melawan Italia dan memenangkan Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen. Namun, laga final yang menjadi pertandingan profesional terakhir dalam kariernya diwarnai insiden kartu merah setelah ia melakukan tandukan dada terhadap Marco Materazzi di babak perpanjangan waktu.
Statistik karier
Klub
| Klub | Musim | Liga Domestik | Piala Domestik | Kontinental | Lainnya | Total | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| AS Cannes | 1988–1989 | Ligue 1 | 2 | 0 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | 2 | 0 | |
| 1989–1990 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | 0 | 0 | |||
| 1990–1991 | 28 | 1 | 3 | 0 | — | 0 | 0 | 31 | 1 | |||
| 1991–1992 | 31 | 5 | 3 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 38 | 5 | ||
| Total Cannes | 61 | 6 | 6 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 71 | 6 | ||
| Bordeaux | 1992–1993 | Ligue 1 | 35 | 10 | 4 | 1 | — | 0 | 0 | 39 | 11 | |
| 1993–1994 | 34 | 6 | 3 | 0 | 6 | 2 | 0 | 0 | 43 | 8 | ||
| 1994–1995 | 37 | 6 | 4 | 1 | 4 | 1 | 1 | 0 | 46 | 8 | ||
| 1995–1996 | 33 | 6 | 1 | 0 | 15 | 6 | 2 | 0 | 51 | 12 | ||
| Total Bordeaux | 139 | 28 | 12 | 2 | 25 | 9 | 3 | 0 | 179 | 39 | ||
| Juventus | 1996–1997 | Serie A | 29 | 5 | 2 | 0 | 10 | 2 | 3 | 0 | 44 | 7 |
| 1997–1998 | 32 | 7 | 5 | 1 | 11 | 3 | 1 | 0 | 49 | 11 | ||
| 1998–1999 | 25 | 2 | 5 | 0 | 10 | 0 | 0 | 0 | 40 | 2 | ||
| 1999–2000 | 32 | 4 | 3 | 1 | 6 | 0 | 0 | 0 | 41 | 5 | ||
| 2000–2001 | 33 | 6 | 2 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 39 | 6 | ||
| Total Juventus | 151 | 24 | 17 | 2 | 41 | 5 | 4 | 0 | 213 | 31 | ||
| Real Madrid | 2001–2002 | La Liga | 31 | 7 | 9 | 2 | 9 | 3 | 2 | 0 | 51 | 12 |
| 2002–2003 | 33 | 9 | 1 | 0 | 14 | 3 | 2 | 0 | 50 | 12 | ||
| 2003–2004 | 33 | 6 | 7 | 1 | 10 | 3 | 2 | 0 | 52 | 10 | ||
| 2004–2005 | 29 | 6 | 1 | 0 | 10 | 0 | 0 | 0 | 40 | 6 | ||
| 2005–2006 | 29 | 9 | 5 | 0 | 4 | 0 | 0 | 0 | 38 | 9 | ||
| Total Real Madrid | 155 | 37 | 23 | 3 | 47 | 9 | 6 | 0 | 231 | 49 | ||
| Total Karier | 506 | 95 | 58 | 7 | 117 | 23 | 13 | 0 | 694 | 125 | ||